Indahnya berbagi ....

Download Film Gratis Tersedia Disini Silahkan Cari Pada Kolom Pencarian Sebelah Kanan. Terima Kasih.
Showing posts with label Naga. Show all posts
Showing posts with label Naga. Show all posts

Perahu Naga, Si Penyumbang Emas Pertama Untuk Indonesia

Monday, 22 November 2010



Perayaan perahu naga selalu menjadi simbol dalam semangat dan kebudayaan bangsa Tionghoa. Merupakan salah satu dari perayaan besar bangsa Tionghoa yang diadakan setiap tahun, dan saat ini bisa disaksikan dari seluruh penjuru dunia. Berpartisipasi dalam perayaan perahu naga, baik sebagai peserta ataupun penonton, merupakan sesuatu yang menyenangkan dan dapat dinikmati oleh setiap orang.


Agan dapat menyaksikan perahu-perahu yang beraneka warna, dengan dihiasi kepala naga, ekor naga dan lukisan sepanjang badan perahu. Agan dapat menyaksikan para peserta yang berusaha sekuat tenaga untuk menjadi yang pertama sampai pada garis akhir. Penonton yang berteriak dan memberi semangat bagi perahu pilihan mereka, sementara itu pemukul gendang memukul gendangnya dan berteriak untuk memberikan semangat dan menyelaraskan irama dayung bagi setiap peserta dalam perahunya. Perayaan ini jangan diharapkan sebagai suatu perayaan yang tenang, namun sebuah perayaan yang ceria dan menyenangkan, sebuah pesta besar.

Untuk mengetahui asal usul dari perayaan perahu naga ini banyak yang tidak atau kurang mengetahuinya. Bahkan banyak orang hanya mengatakan asal usulnya adalah “pada jaman dahulu kala”.

Sebenarnya asal usul perayaan perahu naga ini bermula dari sekitar 2000 tahun yang lalu ketika para penganut kepercayaan yang ada mempercayai bahwa pertandingan perahu dapat membawa kemakmuran dan kesuburan tanaman.

Perayaan mengambil waktu pada saat musim panas, waktu dimana banyak terjadi bencana dan kematian, dan dimana manusia merasa tidak berdaya atas kekuasaan alam. Pertandingan itu menjadi simbol atas perlawanan manusia menghadapi alam dan pertarungannya melawan musuh-musuh.

Ada pula beberapa kisah yang mendasari asal muasal perayaan ini, seperti kisah Qu Yuan dan Cao-E.

Perayaan perahu naga dirayakan pada saat “lima dari lima”, yaitu hari ke-lima dari bulan ke-lima penanggalan Cina. Merah mendominasi warna dari perahu yang bertanding, karena merah adalah warna dari angka lima dan merupakan simbol dari panas, musim panas, dan api. Panjang dari perahu naga antara 30 sampai 100 kaki, dan cukup lebar untuk menampung dua orang secara sejajar.

Beberapa ritual asli masih dilakukan sampai saat ini, seperti “membangunkan sang naga” dengan memberikan tanda titik pada kepala naga disetiap perahu. Perayaan ini dilakukan untuk memberikan berkah kepada daerah sekitar, para perahu yang bertanding, dan para pesertanya. Juga memberikan para perahu dan pesertanya kekuatan dari sang Naga dan berkah dari Dewi Laut.

Sekalipun demikian, banyak yang sudah berubah dalam perayaan itu. Seperti para penonton tidak lagi melemparkan batu kepada perahu saingannya, dan tidak lagi menenggelamkan satu orang, yang mengejutkan adalah pengorbanan itu dahulu dianggap sebagai pengorbanan terhadap dewa dan sebagai tanda keberuntungan.
http://v-images2.antarafoto.com/gor/1257482682/olahraga-perahu-naga-82.jpg
Perayaan perahu naga saat ini lebih banyak berfungsi sebagai hiburan. Tidak lagi diperuntukkan bagi mengusir kejahatan dan mendatangkan tahun yang baik, tetapi bagi memberikan sedikit hiburan dan pendidikan kepada rakyat tentang sejarah dan kebudayaan bangsa Tionghoa.

Sekarang tidak lagi seperti dahulu, yang mana sangat ketahyulan, namun tetap terdapat kegembiraan dalam perayaan tersebut.

Cabang olahraga Perahu Naga (Dragon Boat) semula akan dicoret dari daftar kontingen Indonesia karena pesimis menang dan terlalu banyak personel. Tapi tim perahu naga tanah air membuktikan bahwa mereka bisa!!!.
source: pitu8.blogspot.com/2010/11/sejarah-perahu-naga-penyumbang-emas.html



DOWNLOAD FILM GRATIS DAN ARTIKEL LAIN DISINI! Photobucket

Penemuan Fosil Cakar Naga Raksasa di Eropa

Thursday, 30 September 2010

'Naga' Ternyata Pernah Ada
Masih berpikir naga itu mahluk rekaan dalam dongeng? Seekor dinosaurus mirip naga yang memiliki cakar-cakar raksasa diketahui telah menebar teror di Eropa 80 juta tahun silam.
Mahluk pemakan daging dengan tubuh yang sangat kuat itu memiliki kuku yang melengkung seperti sabit untuk mencabik-cabik tubuh mangsanya.

Para ilmuwan menamai dinosaurus sepanjang tujuh kaki yang ditemukan di Rumania itu 'Balaur bondoc' yang artinya Naga Kekar, demikian tulis The Telegraph.

"Balaur bisa jadi salah satu predator terbesar di ekosistem ini karena tidak satu pun 'bigtooth' yang pernah ditemukan di Rumania setelah lebih dari 100 tahun penelitian," kata Dr Zoltan Csiki dari University Of Bucharest salah satu penulis dari laporan yang diterbitkan oleh jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.

Bigtooth atau Megalodon adalah hiu purba sekaligus predator bertulang belakang terbesar yang pernah terlacak sejarah, sementara menjelang akhir masa dinosaurus, pada periode Cretaceous Terakhir, daratan yang dikenal sebagai Eropa di era modern ini masih merupakan kepulauan.

Selain Balaur para peneliti juga menemukan di wilayah itu fosil dinosaurus seukuran sapi yang masih bagian dari raksasa sauropod dan dinosaurus berukuran sama dengan platipus.

Beberapa bagian rangka Balaur seperti kaki, pinggul, tulang belakang, lengan, tulang rusuk, dan tulang ekor ditemukan terkubur di bawah lapisan bekas banjir dekat kota Sebes, Rumania Tengah. Dinosaurus itu dipercaya masih merupakan bagian dari keluarga Velociraptor.

Meski demikian, mahluk itu mempunyai bangun tubuh yang lebih kokoh dengan kaki yang pendek, dan otot-otot yang kuat, menunjukan bahwa binatang itu lebih unggul dalam kekuatan ketimbang kecepatan.

Stephen Brusatte yang juga ikut dalam penelitian itu mengatakan bahwa Balaur adalah bibit baru dari dinosaurus predator.

"Balaur adalah bibit baru dari dinosaurus predator, sangat berbeda dari apa saja yang pernah kita tahu," kata peneliti dari Columbia University itu.

"Anatominya menunjukan bahwa mereka berburu dengan cara yang berbeda dibanding saudara mereka yang kurang kekar. Jika dibandingkan dengan Velociraptor, Balaur tampaknya lebih memikliki karakter 'kickboxer' ketimbang 'sprinter' dan berkemampuan mengalahkan binatang yang lebih besar ketimbang dirinya, layaknya yang sering dilakukan banyak karnivora dewasa ini," papar Brusatte.

Balaur memiliki lengan yang lebih kecil dengan tulang-tulang yang menyatu, yang membuatnya sulit untuk menggenggam. Para ilmuwan yakin tangan yang lebih rendah digunakan untuk memegang dan mencabik-cabik tubuh mangsanya.

source:metrogaya.com/home/naga-ternyata-pernah-ada



DOWNLOAD FILM GRATIS DAN ARTIKEL LAIN DISINI! Photobucket

Fenomena Alam Aneh "Bola Api Naga" di Sungai Mekong

Sunday, 19 September 2010

Pernahkah kamu berjalan di suatu sungai di Negara tropis pada malam hari dan tiba-tiba dari sungai itu keluar bola-bola cahaya mera sebesar telur naik ke angkasa? Ini terjadi setiap tahunnya khususnya di bulan oktober di sungai Mekong (sungai ini pernah muncul di film Rambo 3). Fenomena alam aneh ini disebut bola api “naga”.



Bola-bola cahaya ini muncul dari dalam air, keluar, dan naik ke angkasa lalu menghilang dengan sendirinya. Keren ya? Bola-bola cahaya ini ga pernah memakan korban dan ga pernah membakar apapun. Bola-bola api aneh ini dilihat ratusan orang tiap tahunnya dan banyak videonya di youtube.



Beberapa ilmuan mencoba menjelaskan fenomena ini. Mereka mengatakan ini mungkin saja karena fermentasi sedimen di sungai tersebut. Sedimen-sedimen yang berasal dari kotoran-kotoran hewan itu mengeluarkan gelembung-gelembung gas, naik ke permukaan sungai dan terbakar begitu menyentuh udara. Yah,keliatannya ini penjelasan yang paling masuk akal. Tapi teori ini masih banyak kejanggalan.



Star jelly



Biasanya,benda-benda langit yang jatuh ke bumi berupa batuan seperti meteor, atau pecahan-pecahan bintang. Tetapi terkadang yang jatuh ke bumi adalah benda yang lembek2 seperti star jelly ini Banyak laporan dari masyarakat yang menemukan jelly luar angkasa ini. Orang-orang jerman menyebutnya sternenrotz (dalam bahasa inggrisnya star snot) warna dari jelly ini biasanya bening atau agak kekuningan. Berbau dan licin kalau dipegang.




Hal ini sudah dibahas di Koran-koran selama lebih dari 150 tahun namun ga ada yang benar-benar bisa meneliti apa sebenarnya jelly ini. Contoh kasusnya di tahun 1950, 4 polisi Philadelphia menemukan sebuah lubang sedalam 6 kaki yang berisikan star jelly ini.

source: stopremedial.blogspot.com/2009/08/fenomena-alam-aneh-yang-ga-bisa.html



DOWNLOAD FILM GRATIS DAN ARTIKEL LAIN DISINI! Photobucket

Penemuan Rangka Naga Berkaki Enam di Bangka Belitung

Thursday, 16 September 2010

Penemuan tulang rangka yang di issukan sebagai tulang Naga berkaki enam membuat heboh masyarakat Toboali Provinsi Bangka Belitung. Konon katanya panjangnya mencapai ratusan meter. Temuan tulang belulang ini menarik perhatian warga sekitar Toboali ( gambar dibawah ! )

Belum bisa dipastikan apakah tulang belulang itu adalah tulang seekor naga, namun sebagian orang yang telah melihat menduga itu bukan tulang naga, tetapi ikan paus. Tulang belulang itu ditemukan kedalaman sekitar tiga meter di depan muara sungai Nyire.

Sementara ini tulang belulang itu disimpan di rumah salah seorang penemunya di Desa Limus, sekitar 15 kilometer arah utara Toboali melewati daerah transmigrasi. Bersumber dari Kaskus, salah satu komunitas online di Indonesia, kerangka tersebut ditemukan pada hari kelima bulan puasa lalu.

Saat ditemukan terlihat ada semacam pukat yang tersangkut sesuatu yang tersembul di atas permukaan air. Nah, setelah didekati dan ditusuk-tusuk dengan ujung dayung ternyata itu adalan kerangka tulang yang posisinya melengkung seperti bulan sabit.

Seterusnya kerangka tersebut diambil dengan angkutan perahu. Untuk kerangka bagian kepala diperlukan tenaga 15 orang untuk mengangkatnya.

Selain adanya pukat, sesuatu yang menonjol lainnya adalah bulu-bulu dan tanduk pada kepala kerangkan tersebut. Bulu-bulu tersebut seperti layaknya rumbai bulu pada kepala seekor kuda.

Lingkar badan mahluk tersebut berkisar sekitar 2 meter dengan panjang badan sekitar 15 meter. Dilihat dari bentuk kerangka kepala mengarah kepada bentuk seeokor ikan paus. Hanya pada tulang ekor yang masih terdapat sisa daging yang menempel, pada bagian tulang yang lain bersih dan berwarna putih kusam.

Cerita Rakyat Tentang Naga

ISTILAH naga merupakan kata serapan dari bahasa Sansekerta atau India kuna yang bermakna "ular". Dalam naskah Mahabharata dikisahkan, para Naga merupakan anak-anak Resi Kasyapa dari perkawinannya dengan Dewi Kadru. Nama-nama mereka yang terkenal antara lain Sesa, Taksaka, Basuki, Karkotaka, Korawya, dan Dritarastra.

Dalam tradisi Cina juga terdapat makhluk bernama Liong atau Lung yang umumnya diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan istilah naga. Makhluk ini digambarkan sebagai ular berukuran raksasa, lengkap dengan tanduk, sungut, dan cakar, sehingga berbeda dengan naga versi India. Sebagian ilmuwan berpendapat, naga Cina merupakan makhluk khayal yang diciptakan oleh masyarakat zaman dahulu akibat penemuan fosil dinosaurus. Makhluk ini juga dikenal dalam kebudayaan Jepang dengan istilah Ryu.

Di Indonesia sendiri pernah heboh dengan ditemukannya sepasang ular raksasa mirip dengan Naga yang melintas di sungai Mahakam di Kutai Barat berukuran sebesar drum atau berdiameter sekitar 60 sentimeter dengan panjang sekitar 40 meter. Ular raksasa itu terlihat meliuk di permukaan air di Riam Haloq, Kampung Long Tuyoq, Kecamatan Long Pahangai, pada saat melintas naga tersebut berhasil di abadikan lewat kamera ponsel milik motoris longboat karena menganggap itu sebuah momen langka.

Naga dalam budaya Kalimantan, kususnya suku Dayak dan suku Banjar dianggap sebagai simbol alam bawah. Naga digambarkan hidup di dalam air atau tanah dan disebut sebagai Naga Lipat Bumi. Naga merupakan perwujudan dari Tambun yaitu makhluk yang hidup dalam air.
Tulang Naga
Tulang Naga
Tulang Naga
Tulang Naga
Dalam budaya Banjar, alam bawah merupakan milik Puteri Junjung Buih sedangkan alam atas milik Pangeran Suryanata. Setelah berkembangnya agama Islam, maka oleh suku Banjar alam atas dianggap dikuasai oleh Nabi Daud, sedangkan alam bawah dikuasai oleh Nabi Khidir.

Dalam arsitektur rumah Banjar, makhluk Naga dan burung Enggang diwujudkan dalam bentuk ukiran, tetapi sebagai budaya yang tumbuh di bawah pengaruh agama Islam yang tidak memperkenankan membuat ukiran makhluk bernyawa, maka bentuk-bentuk makhluk bernyawa tersebut disamarkan atau didistilir dalam bentuk ukiran tumbuhan.

source: berita-kilat.blogspot.com/2010/09/penemuan-tulang-naga-berkaki-enam-di.html



DOWNLOAD FILM GRATIS DAN ARTIKEL LAIN DISINI! Photobucket

Related Posts with Thumbnails

Berlangganan

Anda Suka Dengan Blog ini?
Temukan apos blog Di:
Ingin Dapat Artikel Terbaru?
rss Klik disini untuk berlangganan melalui RSS atau terima artikel di email anda dengan cara mengisi form berikut: