Indahnya berbagi ....

Download Film Gratis Tersedia Disini Silahkan Cari Pada Kolom Pencarian Sebelah Kanan. Terima Kasih.
Showing posts with label sarang. Show all posts
Showing posts with label sarang. Show all posts

Sarang Telur Laba-Laba Untuk Menutup Luka

Wednesday, 24 November 2010

Plester luka, perban serta bahan obat seperti salep ternyata masih kurang efektif. Cara tradisional seperti penggunaan sarang telur laba-laba terbukti lewat penelitian lebih efektif.

Hal tersebut diungkapkan dalam penelitian Rezza Putri Mahartika, Fauzizah Fatma Ningrum dan Erissa Hanifah, siswi-siswi MTs Negeri Kediri II Jawa Timur, salah satu finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah Remaja Ke-42 Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

http://static.howstuffworks.com/gif/willow/spider-info1.gif

"Terpikir meneliti ini (sarang telur laba-laba) karena nenek saya sering menggunakannya kalau saya luka ketika kecil," ujar Rezza yang dahulu tak mengerti bahwa yang digunakan neneknya adalah sarang telur laba-laba. Ia dahulu hanya mendeskripsikannya sebagai kotoran berwarna putih seperti kapas. Lewat penelitian ini, ia hendak membuktikan secara ilmiah tentang manfaat dari sarang telur laba-laba itu.

Rezza bersama kawan-kawannya memulai penelitiannya di sekolah dengan mengujicobakan penggunaan sarang telur laba-laba untuk menutup luka pada mencit. Ia membuat sayatan pada beberapa mencit dengan pisau cukur untuk membuat luka, kemudian menutupnya dengan sarang telur laba-laba tersebut. Ia mengontrol luka setiap harinya untuk mengetahui apakah luka sudah mengering dan menutup.

"Dari hasilnya, luka sudah bisa mengering dan menutup pada hari ke 5. Sementara penggunaan salep, plester, lukanya masih basah pada hari kelima tersebut," jelas Rezza. Luka yang telah mengering dan menutup bisa dilihat dari tumbuhnya jaringan di permukaan kulit yang disebut epidermis.

Penasaran dengan hasil ujiocoba itu, Rezza dan timnya kemudian membawa sampel sarang telur laba-laba ke Pusat Penelitian lmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek), Serpong, Tangerang. Ia melakukan analisis tentang ciri-ciri sarang telur laba-laba tersebut sehingga bisa mengetahui karakter penyusun bahannya yang mendukung proses penutupan luka.

"Hasil analisa polimer menunjukkan bahwa polimer berbentuk kristal. sementara jenis polimernya adalah protein," jelas Rezza. Menurutnya, polimer yang berbentuk kristal bisa berinteraksi dengan darah sehingga mendukung proses pembekuan. Sementara itu, bahan protein yang terkandung dalam sarang laba-laba memiliki peran untuk membantu proses pembenkuan darah.
http://dsc.discovery.com/news/2006/10/04/gallery/brownwidow_zoom.jpg


Manfaat bahan sarang telur laba-laba juga terbukti dari ukuran serat fiber penyusunnya. "Serat fibernya berukuran 200 hingga 500 nanometer. Kalau ukuran serat fiber kurang dari 500 nanometer, maka fiber tersebut baik untuk kepentingan medis," terang Rezza yang menghabiskan sekitar 11 juta untuk penelitian dan biaya hidup selama meneliti di Puspiptek, Serpong.

Ditanya tentang kemungkinan sarang telur laba-laba menjadi produk komersial, Rezza mengatakan, "Masih perlu penelitian lebih lanjut." Namun, ia menjelaskan bahwa sarang telur laba-laba ini sangat baik untuk menutup luka sebab mengandung bahan anti mikroba sehingga bisa mencegah infeksi.

Penelitian Rezza dan timnya masuk dalam babak final Lomba Karya Tulis Ilmiah Remaja ke 42 yang diselenggarakan LIPI pada hari ini (22/11/10) di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat.

source: apakabardunia.com/post/sains/sarang-telur-laba-laba-cukup-ampuh-untuk-jadi-penutup-luka



DOWNLOAD FILM GRATIS DAN ARTIKEL LAIN DISINI! Photobucket

Laba-laba Sukses Membuat Sarang di Antariksa

Sunday, 17 October 2010

Sungguh mencengangkan laba-laba yang dikirim ke stasiun antariksa internasional (ISS) sukses membuat sarang. Keberhasilan ini menarik untuk dipelajari karena hewan tersebut melakukannya di ruang tanpa bobot.



"Dua ekor laba-laba yang pemberani di stasiun antariksa internasional telah berhasil mengatasi kebingungannya sampai dapat menenun jaring yang menakjubkan di gravitasi nol," ujar salah seorang astronot.
Laba-laba penenun itu diangkut ke ISS awal minggu lalu bersama para astronot yang menumpang pesawat ulang alik Endeavour. Saat sehari di ruang angkasa, laba-laba tersebut terlihat membuat pola jaring yang tidak jelas. Namun, beberapa hari kemudian laba-laba tersebut berhasil membuat jaring yang teratur.
"Kami perhatikan laba-laba tersebut membuat jaring yang simetris. Sungguh cantik," ujar Michael Fincke, komandan ISS. Ia mengatakan para astronot terkejut melihat betapa cepatnya laba-laba beradaptasi dengan antariksa.

Pengiriman laba-laba ke ruang angkasa merupakan bagian dari eksperimen ilmiah yang ditujukan untuk meningkatkan minat anak-anak sekolah mempelajari sains. Apalagi jenis laba-laba yang dipilih sama dengan laba-laba yang dipakai sebagai karakter di buku cerita anak Charlotte's Web karya E.B. White. Anak-anak nantinya akan diminta membandingkan antara bentuk jaring laba-laba yang dibuat di Bumi dengan yang dibuat di antariksa.
Selain laba-laba, para astronot juga membawa larva kupu-kupu. Ilmuwan dari UNiversitas Colorado, Boulder, AS akan memantau perkembangannya hingga kelak menjadi kupu-kupu dewasa. Sebagai makanan laba-laba, turut dibawa pula lalat buah. Sementara untuk makan kupu-kupu yang tengah bermetamorfosis sudah disediakan nektar secukupnya.

source: kompas.com



DOWNLOAD FILM GRATIS DAN ARTIKEL LAIN DISINI! Photobucket

Related Posts with Thumbnails

Berlangganan

Anda Suka Dengan Blog ini?
Temukan apos blog Di:
Ingin Dapat Artikel Terbaru?
rss Klik disini untuk berlangganan melalui RSS atau terima artikel di email anda dengan cara mengisi form berikut: