Indahnya berbagi ....

Download Film Gratis Tersedia Disini Silahkan Cari Pada Kolom Pencarian Sebelah Kanan. Terima Kasih.
Showing posts with label Tak. Show all posts
Showing posts with label Tak. Show all posts

Secara Tak Sadar Kita Telah Menelan Makhluk-makhluk Ini

Thursday, 5 August 2010

Karena ukurannya yang teramat kecil dan susah untuk dilihat dengan kasat mata (mahluk halus yang bukan mahluk ghaib loh) kutu-kutu ini seringkali secara tidak sadar terhirup oleh kita melalui udara dan debu yang banyak bertebaran disekitar kita, bahkan beberapa kita telan bersama makanan dan minuman yang ada.
Ini  merupakan gambar dari kutu debu yang biasa hidup di sofa dan sprei  tidur
Ini merupakan gambar dari kutu debu yang biasa hidup di sofa dan sprei tidur. Semula kita mungkin tidak seberapa kaget atau merasa ngeri kala mendengar bakteri dalam debu yang teramat kecil itu terhirup. Namun yang lebih mengerikan lagi adalah ketika kita lihat bagaimana bentuk mereka sesungguhnya. Pikiran Anda langsung akan teringat gambaran sebagaimana mahluk luar angkasa dan monster-monster ngeri yang menakutkan.

Ini  merupakan foto gambar kutu yang biasa hidup di bulu kucing dan anjing  piaraan
Ini merupakan foto gambar kutu yang biasa hidup di bulu kucing dan anjing piaraan
Inilah hasil karya pemenang lomba fotografi sains Steve Gschmeissner yang berusia 61 tahun yang sudah berhasil mengabadikan beberapa kutu debu dan kutu makanan yang sangat kecil ukurannya, dan sangat susah terdeteksi juga terlihat oleh mata telanjang. Dikutip oleh ruanghati.com dari Daily Mail menyebutkan Steve Gschmeissner mengabadikan mahluk-mahluk mengerikan tersebut dengan kamera yang dilengkapi dengan Microscope zoom yang mampu memperbesar ukuran hingga beratus ratus kali.

Masih menurut Steve Gschmeissner, kutu debu ini biasa tinggal di sofa kursi , gorden kita, sprei dan pakaian serta jaket yang digantung juga boneka boneka anak kita, mengerikan sekali bukan. Ternyata sehari hari kita ditemani oleh mahluk-mahluk horor bak monster ini. Beberapa kutu yang berhasil diabadikan Steve Gschmeissner yaitu kutu makanan, yang biasa tinggal di sereal atau makanan yang tidak dikemas dengan baik.
Kutu yang biasa hidup di roti, kue yang tidak dibungkus dengan  kemasan yang higenis
Kutu yang biasa hidup di roti, kue yang tidak dibungkus dengan kemasan yang higenis

Steve Gschmeissner juga berhasil memotret larva lalat hijau alias belatung nampak dari kedekatan dan sangat jelas, wah sungguh mengerikan, persis seperti mahluk alien yang seram dan menakutkan. Pesan ruanghati.com, Yuk mari kita jaga kebersihan baik diri dan lingkungan kita agar senantiasa kita jauh dari mahluk mengerikan yang rentan membawa penyakit ini.
Ini  merupakan foto larva lalat hijau (belatung) yang diperbesar hingga 100 x  zoom

Ini merupakan foto larva lalat hijau (belatung) yang diperbesar hingga 100 x zoom
Ini  merupakan foto lalat yang diperbesar
Ini merupakan foto lalat yang diperbesar

source: ruanghati.com/2010/08/03/secara-tak-sadar-kita-telan-mahluk-sangat-menyeramkan-ini-picture/



DOWNLOAD FILM GRATIS DAN ARTIKEL LAIN DISINI! Photobucket

Biru Tak Berjodoh di Afsel, Masak sih?

Sunday, 4 July 2010

Gambar
Ada sebuah anekdot yang dikait-kaitkan dengan kegagalan sejumlah tim yang memiliki sebuah kesamaan warna kostum. Apakah "kutukan" biru berlaku pada dua dari empat tim semifinalis?

Prancis adalah tim "terkutuk" pertama dan terburuk di Piala Dunia 2010. Les Bleus remuk redam di Afrika Selatan. Tersingkir di fase grup, timnya pun hancur reputasinya karena insiden disharmonis di dressing room.

Yang tak kalah memilukan dari Prancis adalah Italia. Juara dunia empat kali itu, dan berstatus juara bertahan, kalah bersaing dengan Paraguay dan Slovakia di Grup F. Gli Azzurri pulang dengan kepala tertunduk dalam-dalam.

Tim biru lain yang gagal lebih cepat adalah Yunani. Tergabung di Grup B, juara Eropa 2004 itu hanya menempati urutan ketiga di klasemen. Hal baik dari mereka adalah pada akhirnya mencetak gol, mendapat poin, dan meraih kemenangan dalam dua kali partisipasinya di Piala Dunia.

Nah, dua tim biru berikutnya berhasil lolos ke babak 16 besar, tapi pada akhirnya kandas juga. Jepang, si "Samurai Biru" dari Asia, bahkan tergolong sukses karena untuk pertama kalinya meluncur ke babak perdelapan besar setelah pertama kali melakukannya saat menghajat turnamen di tahun 2002. Namun, mereka tak kuasa membendung Paraguay, dan kalah dengan proses yang cukup menyakitkan: adu penalti.

Yang "tak beruntung" dengan kostum biru adalah Brasil. Juara lima kali ini harus memakai jersey biru-putih ketika menghadapi Belanda di babak perempatfinal. Mereka tak bisa berkostum utamanya kuning-biru, karena warnanya dekat dengan oranye-nya Belanda, yang kala itu terjadwal sebagai "tuan rumah".

Dan dunia sudah melihat apa jadinya mereka saat berbiru-ria untuk pertama kalinya di Afsel itu. Mencetak gol lebih dulu, pasukan Carlos Dunga tersusul oleh gol bunuh diri Felipe Melo, dan Melo lalu dikartu merah, dan Belanda menyingkirkan mereka lewat gol Wesley Sneijder.

Nah, di antara empat tim yang sudah lolos ke semifinal, ada dua yang memiliki kostum berunsur biru. Uruguay yang berjulukan La Celeste akan bertemu Belanda, yang warna seragamnya adalah oranye dan putih. Hampir dipastikan Diego Forlan cs akan ber-"biru langit" saat meladeni Mark van Bommel dkk.

Spanyol, walaupun julukannya adalah La Furia Roja alias si "Merah Membara", tadi malam juga mengenakan kostum serba biru tua saat menghadapi Paraguay -- tapi menang 1-0. Tapi saat menghadapi Jerman hari Rabu nati, mereka akan kembali berkostum utamanya karena takkan bentrok dengan putih-hitam-nya Der Panzer.

Maka, apakah kutukan, eh, anekdot tersebut masih akan berlaku? Pada siapa? Ataukah pada akhirnya itu memang sekadar sesuatu yang diada-adakan saja?

Inilah sepakbola. Apapun yang bisa dihubung-hubungkan, biasanya akan dibegitukan -- untuk menambah menarik permainan yang satu ini. Enjoy the game.



DOWNLOAD FILM GRATIS DAN ARTIKEL LAIN DISINI! Photobucket

Related Posts with Thumbnails

Berlangganan

Anda Suka Dengan Blog ini?
Temukan apos blog Di:
Ingin Dapat Artikel Terbaru?
rss Klik disini untuk berlangganan melalui RSS atau terima artikel di email anda dengan cara mengisi form berikut: