Indahnya berbagi ....

Download Film Gratis Tersedia Disini Silahkan Cari Pada Kolom Pencarian Sebelah Kanan. Terima Kasih.
Showing posts with label Murah. Show all posts
Showing posts with label Murah. Show all posts

Tempe, di Indonesia murah, di Jerman Mewah

Saturday, 28 August 2010

http://silenceraloner.files.wordpress.com/2010/03/tempe-goreng.jpg

Jakarta - Lain padang, lain belalang. Semua bisa terbalik kalau membandingkan negeri sendiri dan negeri orang. Tempe boleh murah di Indonesia. Tapi di Jerman, harganya semahal daging ayam.

Di kota Berlin, Jerman, yang sangat multikultur, mencari makanan Asia bukan perkara sulit. Misalnya saja di kawasan Wedding, yang merupakan salah satu kantung daerah imigran yang didominasi berbagai bangsa di Asia.
Toko-toko Turki dan Asia lainnya menjual berbagai bahan makanan sehari-hari yang serupa dengan yang biasa para imigran kenal di kampung halamannya. Ini obat kangen untuk mereka.

Toko Vinh Loi di Seestrasse, adalah toko yang tiap hari ramai kedatangan pembeli. Mereka kebanyakan orang Asia yang mencari cabai keriting, bayam, sampai kacang panjang. Selain itu banyak juga orang Jerman yang gemar berburu makanan Asia.

Tempe pun dijual di toko milik orang Vietnam ini. Namun jangan bayangkan harga tempe semurah di Indonesia. Satu tempe ukuran batu bata 400gr dibandrol 1,79 Euro atau setara Rp 28.319. Harga tempe di Jerman juga nyaris sama dengan sekilo paha ayam yang dibandrol 1,99 Euro.

Wuih, tentu saja beda jauh dengan harga tempe di Indonesia. Namun kalau sudah kangen, tetap dibeli juga.
“Habis mau bagaimana lagi, kangen mau masak kering tempe,” kata Fitriani (27) mahasiswi Indonesia di Berlin.

Impor adalah salah satu faktor kenapa bahan makanan Asia harganya lebih mahal. Namun ternyata, tempe di Jerman tidak diimpor dari Indonesia. Jerman sudah membuat sendiri tempe mereka dengan nama yang sama: Tempe.

Tempe dibuat oleh perusahan lokal Jerman yaitu Natural Vegetarian Food b.v. Rupanya, hari ini bukan batik khas Indonesia saja yang sudah diproduksi oleh perusahaan tekstil lokal di Cina.

source: takunik.blogspot.com/2010/08/tempe-di-indonesia-murah-di-jerman.html



DOWNLOAD FILM GRATIS DAN ARTIKEL LAIN DISINI! Photobucket

Dengan Server Lokal, Tarif BlackBerry Bisa Murah

Thursday, 5 August 2010

Berkembangnya wacana soal pemblokiran akses BlackBerry di Indonesia bisa dimanfaatkan sebagai momentum untuk mendesak Research in Motion (RIM) agar mau membangun server lokal. Sejatinya, ini justru menguntungkan semua pihak.

Gideon Edie Purnomo, Vice President Channel Management Telkomsel, menilai langkah pemerintah untuk mempertimbangkan pemblokiran akses BlackBerry di Indonesia masih masuk akal.

"Saya rasa masih valid, wacananya masih masuk akal. Sebagai regulator tentu pemerintah punya kewajiban untuk melindungi keamanan negara. Terlebih, RIM berbisnis di Indonesia, memang sudah seharusnya memenuhi aturan lokal," Kamis (5/8/2010).

Seperti dijelaskan Gideon, saat pengguna BlackBerry di Indonesia melakukan komunikasi data, tak satu pun trafiknya mampir di operator lokal. Operator hanya jadi perantara, karena seluruh trafik data langsung dialirkan ke server RIM di Kanada.

Nah, yang jadi permasalahan, lanjut dia, komunikasi data semacam itu bisa disalahgunakan untuk berbagai kepentingan yang bisa mengancam keamanan nasional.

Pemerintah pun jadi tidak punya akses untuk melacak, jika misalnya, ada teroris atau penjahat bank yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) melakukan komunikasi data lewat BlackBerry.

"RIM harus mau transparan. Sebab, ada kemungkinan komunikasi data lewat BlackBerry disalahgunakan untuk mengancam keamanan nasional karena servernya tidak transparan dan ada di negara lain," papar Gideon.

Solusi Bersama

Agar permasalahan tak berlarut-larut, Gideon menawarkan solusi. Menurutnya, RIM harus transparan membuka servernya di Kanada agar bisa diakses pemerintah. Solusi lainnya adalah membuat mirroring server lokal di Indonesia.

"Jika RIM mau membangun server lokal, operator dan pengguna juga diuntungkan karena tarif akses bisa lebih murah tanpa perlu lewat jaringan internasional terlebih dulu," ujarnya.

Dengan dibangunnya server lokal, menurut kalkulasi Gideon, tarif langganan BlackBerry di Indonesia minimal bisa turun seperdelapan lagi dari tarif yang ada saat ini. "Ya, kira-kira bisa turun 12%," kata dia.

Dalam menyelesaikan kasus ini, pemerintah dan RIM juga disarankan untuk mengambil keputusan yang sama-sama bijak dan saling menguntungkan semua pihak.

"Saya rasa jika RIM menuruti keinginan pemerintah, tentunya bisnis RIM di Indonesia juga akan lebih dipermudah lagi. Logikanya seperti itu," tukas Gideon.

Menurut catatan enam operator mitra RIM, pengguna BlackBerry di Indonesia sudah mencapai 1,5 juta pelanggan. Angka ini tumbuh sangat pesat. Tahun lalu, lonjakannya bisa menembus 500%.

Dengan jumlah pelanggan yang terus bertambah dan trafiknya yang kian tinggi, Gideon menilai, memang sudah saatnya RIM mempertimbangkan untuk membangun server lokal.
source : detikinet.com/read/2010/08/05/165020/1414384/328/dengan-server-lokal-tarif-blackberry-bisa-murah/?i991102105



DOWNLOAD FILM GRATIS DAN ARTIKEL LAIN DISINI! Photobucket

Related Posts with Thumbnails

Berlangganan

Anda Suka Dengan Blog ini?
Temukan apos blog Di:
Ingin Dapat Artikel Terbaru?
rss Klik disini untuk berlangganan melalui RSS atau terima artikel di email anda dengan cara mengisi form berikut: