Indahnya berbagi ....

Download Film Gratis Tersedia Disini Silahkan Cari Pada Kolom Pencarian Sebelah Kanan. Terima Kasih.
Showing posts with label Juta. Show all posts
Showing posts with label Juta. Show all posts

Tukang Becak Penyumbang Ratusan Juta Untuk Yatim Piatu

Thursday, 14 October 2010

Tak perlu menggembar-gemborkan sudah berapa banyak kita menyumbang orang karena mungkin belum sepadan dengan apa yang sudah dilakukan oleh Bai Fang Li. Kebanyakan dari kita menyumbang kalau sudah kelebihan uang. Jika hidup pas-pasan keinginan menyumbang hampir tak ada.


http://www.samaggi-phala.or.id/images/naskah_damma/bai.jpg

Bai Fang Li berbeda. Ia menjalani hidup sebagai tukang becak. Hidupnya sederhana karena memang hanya tukang becak. Namun semangatnya tinggi. Pergi pagi pulang malam mengayuh becak mencari penumpang yang bersedia menggunakan jasanya. Ia tinggal di gubuk sederhana di Tianjin, China.


Ia hampir tak pernah beli makanan karena makanan yang ia makan lebih banyak didapatkan dengan cara memulung. Begitupun pakaiannya. Apakah hasil membecaknya tak cukup untuk membeli makanan dan pakaian?


Pendapatannya cukup memadai dan sebenarnya bisa membuatnya hidup lebih layak. Namun ia lebih memilih menggunakan uang hasil jerih payahnya untuk menyumbang yayasan yatim piatu yang mengasuh 300-an anak tak mampu.

Kejadian yang Mulai Merubah Pandangan Hidupnya

Bai Fang Li mulai tersentuh untuk menyumbang yayasan itu ketika usianya menginjak 74 tahun. Saat itu ia tak sengaja melihat seorang anak usia 6 tahunan yang sedang menawarkan jasa untuk membantu ibu-ibu mengangkat belanjaannya di pasar. Usai mengangkat barang belanjaan, ia mendapat upah dari para ibu yang tertolong jasanya.

Namun yang membuat Bai Fang Li heran, si anak memungut makanan di tempat sampah untuk makannya. Padahal ia bisa membeli makanan layak untuk mengisi perutnya. Ketika ditanya, ternyata si anak tak mau mengganggu uang hasil jerih payahnya itu untuk membeli makan.

Ia gunakan uang itu untuk makan kedua adiknya yang berusia 3 dan 4 tahun di gubuk di mana mereka tinggal. Mereka hidup bertiga sebagai pemulung dan orangtuanya entah di mana.

Bai Fang Li yang berkesempatan mengantar anak itu ke tempat tinggalnya tersentuh. Setelah itu ia membawa ketiga anak itu ke yayasan yatim piatu di mana di sana ada ratusan anak yang diasuh.

Sejak itu Bai Fang Li mengikuti cara si anak, tak menggunakan uang hasil mengayuh becaknya untuk kehidupan sehari-hari melainkan disumbangkan untuk yayasan yatim piatu tersebut.

Dalam Memberi, Bai Fang Li Tak Pernah Menuntut Apapun

Bai Fang Li memulai menyumbang yayasan itu pada tahun 1986. Ia tak pernah menuntut apa-apa dari yayasan tersebut. Ia tak tahu pula siapa saja anak yang mendapatkan manfaat dari uang sumbangannya.

Pada tahun 2001 usianya mencapai 91 tahun. Ia datang ke yayasan itu dengan ringkih. Ia bilang pada pengurus yayasan kalau ia sudah tak sanggup lagi mengayuh becak karena kesehatannya memburuk. Saat itu ia membawa sumbangan terakhir sebanyak 500 yuan atau setara dengan Rp 675.000.


Dengan uang sumbangan terakhir itu, total ia sudah menyumbang 350.000 yuan atau setara dengan Rp 472,5 juta. Anaknya, Bai Jin Feng, baru tahu kalau selama ini ayahnya menyumbang ke yayasan tersebut. Tahun 2005, Bai Fang Li meninggal setelah terserang sakit kanker paru-paru.


Melihat semangatnya untuk menyumbang, Bai Fang Li memang orang yang luar biasa. Ia hidup tanpa pamrih dengan menolong anak-anak yang tak beruntung. Meski hidup dari mengayuh becak (jika diukur jarak mengayuh becaknya sama dengan 18 kali keliling bumi), ia punya kepedulian yang sangat tinggi kepada nasib orang lain yang lebih kurang beruntung dari dirinya.

source: apakabardunia.com/post/inspirasi/bai-fang-li-tukang-becak-penyumbang-ratusan-juta-untuk-yatim-piatu-



DOWNLOAD FILM GRATIS DAN ARTIKEL LAIN DISINI! Photobucket

Di Jerman Dan Belanda Nokia 1100 Dihargai 300 Juta

Tuesday, 28 September 2010

nokia 1100
Sebuah telepon genggam berteknologi mutakhir seharga puluhan juta rupiah bukanlah sesuatu yang aneh lagi zaman sekarang. Namun di Jerman dan Belanda, telepon genggam Nokia produksi tahun 2003 dengan layar monochrome (tidak berwarna) dan nada dering monophonic justru dicari untuk dibeli lebih dari Rp300 juta. Setelah diselidiki ternyata Nokia 1100 sedang diincar oleh para pelaku tindak kejahatan. Tak tanggung-tanggung, telepon genggam yang harga resminya hanya ratusan ribu rupiah tersebut kini ditawar hingga Rp363 juta.
Hasil investigasi polisi melaporkan bahwa telepon genggam tersebut ternyata satu-satunya seri telepon genggam yang dapat dimodifikasi dan digunakan untuk mendukung tindak kejahatan finansial online mereka.
Kepolisian setempat yang bekerja sama dengan sebuah badan investigasi menyatakan bahwa pelaku mampu mendapatkan ribuan username lengkap dan password dari beberapa rekening bank online di Jerman dan Belanda. Hal tersebut dapat terjadi karena pelaku memanfaatkan kebijakan transaksi finansial online di kedua negara tersebut yang mewajibkan setiap nasabahnya untuk mengirimkan sebuah kode rahasia melalui layanan pesan singkat (SMS).
SMS berisi kode rahasia tersebutlah yang kemudian dapat disadap oleh pelaku dengan menggunakan Nokia 1100 yang telah dimodifikasi. Selanjutnya tidak sulit lagi bagi para pelaku untuk mampu mendapatkan berbagai informasi tambahan, seperti username dan password yang setelahnya tentunya akan membuat mereka mampu mentransfer sejumlah dana ke suatu rekening.
Investigasi lebih lanjut mengungkapkan bahwa tidak seluruh Nokia 1100 dapat melakukan hal tersebut. Dari 200 juta unit yang telah terjual di seluruh dunia, hanya yang diproduksi di pabrik Nokia di Bochum, Jerman saja yang berisi software yang sangat berharga tersebut. Selain itu Nokia 1100 juga dapat diprogram untuk menggunakan nomor telepon genggam orang lain

source: koranbaru.com/wow-nokia-1100-di-hargai-300-juta/



DOWNLOAD FILM GRATIS DAN ARTIKEL LAIN DISINI! Photobucket

Related Posts with Thumbnails

Berlangganan

Anda Suka Dengan Blog ini?
Temukan apos blog Di:
Ingin Dapat Artikel Terbaru?
rss Klik disini untuk berlangganan melalui RSS atau terima artikel di email anda dengan cara mengisi form berikut: