Indahnya berbagi ....

Download Film Gratis Tersedia Disini Silahkan Cari Pada Kolom Pencarian Sebelah Kanan. Terima Kasih.
Showing posts with label Hewan. Show all posts
Showing posts with label Hewan. Show all posts

Geoducks, Hewan Aneh Berbentuk Kelamin Pria

Thursday, 18 November 2010

GEODUCKS



















DOWNLOAD FILM GRATIS DAN ARTIKEL LAIN DISINI! Photobucket

Robot-robot Mutakhir di Masa Depan

Monday, 15 November 2010














source: ide-gue.blogspot.com/2010/07/ketika-hewan-hewan-dipadukan-dengan.html


DOWNLOAD FILM GRATIS DAN ARTIKEL LAIN DISINI! Photobucket

Temuan Baru Hewan di Kedalaman Laut Antartika

Setelah para ilmuan menemukan banyak hal yang bisa di gali dari dalam laut Antartika, kini para relawan yang terdiri dari New Zealand’s National Institute of Water and Atmospheric Research kembali menemukan hewan yang tidak dikenal dari dalam laut Antartika.

Maha besar atas ciptaan tuhan yang maha kuasa, kesepuluh hewan ini kini berada dalam pengawasan dan penelitian para ilmuan yang bekerja untuk menggali hewan-hewan yang tinggal di Antartika.

Seperti apa hewan-hewan yang tidak dikenal ini? berikut hasil lengkapnya.
































source: kopipedasmanis.blogspot.com/2010/11/foto-10-hewan-baru-di-antarika.html



DOWNLOAD FILM GRATIS DAN ARTIKEL LAIN DISINI! Photobucket

10 Hewan Real Yang Nampak Seperti Hewan Fantasi

Sunday, 14 November 2010

Inilah mahluk yang paling fantastis dan di luar kebiasaan alis tidak normal, yang sangat bertentangan dengan imajinasi manusia dan masih dapat ditemui sampai sekarang.

10. Olm (Proteus anguinus)


Hewan amfibi ini, yang asli dari gua-gua terdalam dan tergelap di Eropa (yang paling terkenal di Slovenia) dan dulunya disangka “anak naga” telah menjadi salah satu dari hewan paling ganjil di dunia. Hewan ini buta total, dan kekurangan pigmentasi tubuh. Meskipun buta, ia dapat menangkap sinyal-sinyal kimiawi dan sinyal-sinyal kelistrikan melalui reseptor-reseptor di seluruh badannya. Ia memiliki kulit yang lunak dan pucat yang sedikit menyerupai kulit manusia yang sangat pucat, itulah sebabnya oleh penduduk setempat terkadang disebut “ikan manusia”.


9. Gurita mantel (Tremoctopus violaceus)


Hewan ini terlihat sangat kontras dengan gurita normal. Seolah-olah hewan ini berasal dari planet lain yang terjun kedalam laut dan menyukai tinggal di sana. Hewan betinanya 40.000 kali lebih berat dari yang jantan. Jantannya hanya memiliki panjang 2,4 cm sedangkan betinanya besar, dengan panjang lebih dari 2 meter. Jika merasa terancam, betina bisa memperbesar membrannya yang mirip mantel di antara lengan-lengannya sehingga terlihat lebih besar.

8. Katak gelas (Centrolenidae)


Yang menjadikan katak kecil asal Amerika Tropis ini begitu unik adalah ia memiliki kulit yang tembus cahaya, sehingga dapat dipelajari anatominya tanpa harus membedahnya. Beberapa organ internalnya seperti jantung, usus dan hati dapat terlihat sempurna jika dilihat dari bawah

7. Blobfish (Psychrolutes marcidus)


Ikan perairan dalam yang bergelatin ini memiliki wajah yang sangat muram. Ditemukan di perairan sekitar Australia dan Tasmania, blobfish lebih bersifat pasif dalam hidupnya, dengan memakan detritus apapun yang dapat dijangkaunya. Ia kekurangan kekuatan otot dibanding ikan lain dan hampir tidak mengeluarkan energi saat berenang karena badannya yang lebih ringan dari air.

6. Assassin spider (Archaeidae)


Jangan khawatir, laba-laba ini panjangnya hanya 2 mm dan meskipun dengan nama dan penampakan yang menakutkan, namun ia sama sekali tidak berbahaya bagi manusia. “Lehernya” yang panjang didesain khusus untuk mendukung berat rahangnya yang besar, yang dilengkapi dengan gigi berbisa.

5. Hatchetfish (Sternoptychidae)


Tampak dari depan, ikan ini seolah-olah berasal dari planet lain. Ikan perairan dalam ini ditemukan di semua samudera kecuali daerah paling dingin, dan seperti olm dan blobfish, menghabiskan seluruh hidupnya dalam kegelapan. Ia dapat melihat dengan sebuah organ penghasil cahaya pada sisi-sisinya yang memungkinkannya untuk menangkap mangsa.

4. Kepiting berbulu (Kiwa hirsuta)


Dikenal juga sebagai “kepiting Yeti”, krustasea ini ditutupi dengan benda yang tampak sekilas seperti bulu, tetapi sebetulnya merupakan penutup setae yang padat, seperti yang ditemukan pada kaki beberapa jenis udang. Bulu-bulu ini kelihatannya berfungsi sebagai filter, mendetoksifikasi air dimana mereka hidup. Kepiting ini buta dan tidak berwarna dan hidup dalam kegelapan.

3. Naga Laut Berdaun (Phycodurus eques)


Ikan ini, yang masih berhubungan dengan kuda laut, bertahan hidup dengan berpura-pura menjadi ranting-ranting rumput laut yang mengapung. Ia berenang sangat lambat dan dorsal serta insang pektoralnya yang transparan dan hampir tidak dapat dilihat. Kebanyakan pemangsa bahkan tidak tahu kalau hewan ini ada. Hewan ini memiliki kebiasaan reproduksi yang aneh, betina meletakkan telur ke dalam badan pejantan melalui sebuah tabung panjang, dan pejantan membawa telur itu sampai menetas. Ikan ini ditemukan di pantai selatan dan barat Australia.

2. Toke siluman berekor daun (Uroplatus phantasticus)


Hewan ini terlihat lebih mirip daun kering yang telah rontok, sehingga jarang terlihat oleh pemangsa. Ia ditemukan hanya di Madagaskar, dimana ia tinggal dalam hutan bersama reptil-reptil fantastis lainnya. Ia termasuk pemakan serangga dengan penampilan yang menakutkan tetapi tidak berbahaya bagi manusia. Sayangnya, spesies yang luar biasa ini terancam punah karena banyak diburu oleh penduduk dan merusak habitat alami mereka.

1. Ulat hemeroplanes


Ulat sederhana ini menduduki peringkat nomor satu dalam daftar ini. Hewan ini ibaratnya maha-karya hidup dari alam dan walaupun semua hewan menakjubkan, namun hewan ini yang paling mempesona. Sangat jarang dilihat dan hanya ditemukan di hutan hujan tropis di Mexico dan Amerika Tengah, makhluk kecil ini biasanya terlihat normal dan memiliki warna yang membosankan, tetapi jika diancam oleh predator, ia akan berubah menjadi luar biasa, ia menggantung dari sebuah cabang dengan kaki belakangnya, dan mengangkat bagian depan badannya, sampai terlihat persis seperti ular berbisa yang siap mengeluarkan bisanya. Bukan hanya mengancam, tetapi ia benar-benar akan menyerang musuhnya. Ulat Hemeroplanes ini belum banyak diketahui, dan yang menyedihkannya, hewan ini terancam eksistensinya karena penggundulan hutan.


source: danish56.blogspot.com/2010/11/10-hewan-yang-unik-dan-eksotik-nyata.html



DOWNLOAD FILM GRATIS DAN ARTIKEL LAIN DISINI! Photobucket

4 Spesies Hewan Purba Yang Masih Hidup di Indonesia

Saturday, 13 November 2010

1.Buaya


Seperti telah kita ketahui bersama baha buaya merupakan salah satu hewan purba yang tersisa si bumi ini. Buaya merupakan hewan Karnivora yang dapat hidup di air dan daratan. Indonesia memiliki 7 spesies buaya dari total seluruh spesies buaya yang ada di Dunia.
Spesies buaya yang terdapat di Indonesia antara lain :

# Buaya muara (Crocodylus porosus) :



Buaya muara merupakan spesies buaya yang terbesar, terpanjang dan terganas di antara jenis-jenis buaya lainnya di dunia. Buaya muara juga memiliki habitat persebaran yang sangat luas, bahkan terluas dibandingkan spesies buaya lainnya. Buaya muara dapat ditemukan mulai dari Teluk Benggala (India, Sri Langka, dan Bangladesh) hingga Kepulauan Fiji. Indonesia menjadi habitat terfavorit bagi buaya muara selain Australia.

#Buaya irian (Crocodylus novaeguineae)



Buaya irian hanya terdapat di pulau Irian (Indonesia dan Papua Nugini). Bentuk tubuh buaya yang hidup di air tawar ini menyerupai buaya muara hanya berukuran lebih kecil dan berwarna lebih hitam.

#Buaya mindoro (Crocodylus mindorensis)



Buaya mindoro semula termasuk anak jenis (subspesies) dari buaya irian (Crocodylus novaeguineae) tapi kini buaya ini di anggap sebagai jenis tersendiri. Buaya mindoro di Indonesia dapat ditemukan di Sulawesi bagian timur dan tenggara.

#Buaya kalimantan (Crocodylus raninus)



Buaya kalimantan mempunyai ciri-ciri yang mirip dengan buaya muara. Lantaran itu buaya yang hanya dapat ditemui di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan ini statusnya masih menjadi perdebatan para ahli.

#Buaya siam atau buaya air tawar (Crocodylus siamensis)



Buaya Siam diperkirakan berasal dari Siam. Buaya siam selain di Indonesia dapat dijumpai pula di Thailand, Vietnam, Malaysia, Laos, dan Kamboja. Di Indonesia, buaya siam hanya terdapat di Jawa dan Kalimantan.

#Buaya sahul (Crocodylus novaeguineae)



Buaya sahul sebenarnya sama atau masih dianggap satu jenis dengan buaya irian. Namun oleh beberapa ahli taksonomi buaya sahul yang hanya tersebar di Papua bagian selatan ini diusulkan untuk menjadi spesies tersendiri.

#Buaya senyulong (Tomistoma schlegelii)



Buaya senyulong tersebar di Sumatera, Kalimantan, dan Jawa. Yang membedakan buaya senyulong dengan jenis buaya lainnya adalah moncongnya yang relatif sempit.

2.Komodo



Komodo, atau yang biasa disebut gengan biawak komodo (Varanus komodoensis), merupakan kadal terbesar di dunia dengan panjang tubuh mencapai 2-3 meter dan berat mencapai 70-140 kg. Ukurannya yang besar ini berhubungan dengan gejala gigantisme pulau, yakni kecenderungan meraksasanya tubuh hewan-hewan tertentu yang hidup di pulau kecil terkait dengan tidak adanya mamalia karnivora di pulau tempat hidup komodo, dan laju metabolisme komodo yang kecil. Karena besar tubuhnya, kadal ini menduduki posisi predator puncak yang mendominasi ekosistem tempatnya hidup.

Komodo merupakan dinasaurus purba yang hanya hidup (endemik) di Indonesia saja, tepatnya di Taman Nasional Pulau Komodo. Walaupun begitu komodo juga dapat ditemukan di dua pulau lain disekitar pulau komodo yakni, pulau Rinca dan Pulau Padar.
Rahasia Kadal Komodo hingga dapat bertahan selama 40 juta tahun ialah karena ia memiliki sistem pertahanan hidup alami yang terdapat pada kuku serta air liurnya. Air liur komodo s angat mematikan karena mengandung 66 jenis bakteri mematikan. Rhasia lain mengapa komodo dapat bertahan selama ini ualah karean cara bereproduksi komodo sangat istemewa. Komodo dapat bertelur tanpa adanya pejantan (partenogenesis).

3.Coelacanth (Raja Ikan Laut Purba)



Ikan raja laut atau Coelacanth merupakan ikan purba yang banyak hidup pada 360 juta tahun yang lalu. Ikan raja laut yang dikenal sebagai Coelacanth kini hanya tersisa dua spesies yaitu Latimeria menadoensis (Indonesia Coelacanth) dan Latimeria chalumnae (Comoro Coelacanth). Sedangkan berbagai jenis lainnya, sekitar 120 spesies, dinyatakan telah punah dan hanya ditemukan fosilnya saja.

Coelacanth adalah jenis ikan berparu-paru yang dipercaya sebagian ahli sebagai nenek moyang tetrapoda, yaitu nenek moyang binatang yang hidup di darat termasuk manusia. Ikan raja laut atau Coelacanth mempunyai habitat di lautan dalam, 700 meter di bawah permukaan laut. Meski terkadang ikan purba ini bisa berada dikedalaman laut 200 meter.

Pada tahun 1998, seekor ikan raja laut tertangkap jaring nelayan di perairan Pulau Manado Tua, Sulawesi Utara. Ikan jenis ini sebenarnya sudah umum dikenal oleh nelayan setempat namun belum terdiskripsikan hingga seorang peneliti Amerika yang tinggal di Manado, Mark Erdmann dan beberapa temannya termasuk ilmuan LIPI mempublikasikannya dan belakangan ikan raja laut ini disebut sebagai spesies baru, Latimeria menadoensis ( Coelacanth Sulawesi).

Antara ikan raja laut spesies Latimeria chalumnae (Coelacanth Komoro) dan Latimeria menadoensis (Coelacanth Sulawesi) mempunyai ciri-ciri yang serupa. Ekor ikan purba ini berbentuk seperti kipas dengan mata yang besar dan sisik yang terlihat tidak sempurna (seperti batu). Panjangnya mencapai 2 meter dengan berat mencapai 80-100 kg. Perbedaannya terdapat pada warna kulit Latimeria menadoensis yang berwarna coklat sedangkan Latimeria chalumnae berwarna biru baja.

4. Arwana



Menurut kelompok kuno Osteoglossids, ikan ini sudah ada pada periode Jurassic. Saat ini, mereka bisa ditemukan di Amazon, dan di beberapa bagian Afrika, Asia dan Australia
Kadang-kadang disimpan sebagai hewan peliharaan eksotis, arowana adalah predator rakus yang memakan binatang kecil yang dapat mereka tangkap, termasuk burung dan kelelawar yang mereka tangkap dalam penerbangan pertengahan (mereka bisa melompat hingga 2 meter (6 ‘6 “) ke udara) .
Di Cina, arowana terkenal sebagai “Ikan Naga” karena penampilan mereka, dan mereka dianggap Pembawa keberuntungan/Nasib Baik.


source: yangcocok.blogspot.com/2010/11/hebat-hewan-hewan-purba-masih-hidup-di.html



DOWNLOAD FILM GRATIS DAN ARTIKEL LAIN DISINI! Photobucket

Temuan Spesies-spesies Hewan Cantik di Papua Nugini

Wednesday, 13 October 2010

Para peneliti dari Conservation International menemukan sekitar 200 spesies hewan dan tumbuhan di Papua Niugini. Di antara temuan tersebut ada sejenis katak dengan moncong panjang yang berukuran sejempol, belalang hijau menyala dengan mata merah jambu, dan tikus dengan ujung ekor putih. Temuan itu diumumkan minggu lalu, meski ekspedisinya sudah dilaksanakan sejak tahun 2009.

Sungguh mengejutkan menemukan hewan-hewan itu.

Hewan lain yang dijumpai para peneliti adalah 24 spesies katak, 45 spesies laba-laba, 29 spesies semut, puluhan jenis belalang, 6 spesies capung, dan 2 spesies mamalia, serta 9 spesies tumbuhan. Temuan-temuan itu belum pernah dideskripsikan di literatur ilmiah sebelumnya sehingga bisa dianggap sebagai temuan baru.

"Temuan itu menunjukkan betapa sedikit yang kita ketahui mengenai dunia ini," ujar pimpinan peneliti, Stephen Richards, Kamis (7/10/2010). "Banyak perhatian mengenai hilangnya keanekaragaman hayati, perubahan iklim, dan dampaknya pada keanekaragaman hayati, lalu kita melakukan proyek seperti ini, dan tersadar, hei kita bahkan tidak tahu ada keanekaragaman hayati di sana," lanjut Richardsyang menyebut bahwa penemuan ini sebagai kabar baik di antara kabar-kabar buruk mengenai kerusakan lingkungan.

Ekspedisi dilakukan pada April 2009 saat para peneliti menjelajahi pegunungan Nakanai di Pulau New Britain, lalu bergerak menggunakan kano, jalan kaki, dan menumpang helikopter menuju wilayah terpencilyang berhutan. Di sana mereka menemukan beberapa hewan unik, termasuk tikus dengan ekor putih yang sepertinya tidak berkerabat dengan tikus jenis lain dan diduga sebagai genus baru.

Para peneliti juga menemukan katak kecil yang panjangnya hanya 2 sentimeter dan berkerabat dengan katak-katak di Kepulauan Solomon. "Sungguh mengejutkan menemukan hewan-hewan itu," kata Richards.
Pada ekspedisi kedua, September 2009, tim menuju Pegunungan Muller di selatan Papua Niugini. Di sana mereka menemukan beberapa jenis belalang, termasuk jenis yang bisa melawan pemangsa dengan kaki-kakinya yang besar dan berduri. Menurut peneliti yang sempat menggoda hewan itu, pukulan belalang tersebut cukup menyakitkan.

Hutan Papua Niugini adalah satu dari tiga hutan hujan liar yang tersisa di dunia. Dua lainnya adalah hutan Amazon dan lembah Congo. "Saya berani bilang, di mana pun Anda pergi di Papua Niugini, dipastikan Anda menemukan spesies baru atau kurang dikenal," kata Richards.


unik
unik
unik
unik

source: gedabruss.blogspot.com/2010/10/katak-mancung-dan-belalang-hijau.html



DOWNLOAD FILM GRATIS DAN ARTIKEL LAIN DISINI! Photobucket

Related Posts with Thumbnails

Berlangganan

Anda Suka Dengan Blog ini?
Temukan apos blog Di:
Ingin Dapat Artikel Terbaru?
rss Klik disini untuk berlangganan melalui RSS atau terima artikel di email anda dengan cara mengisi form berikut: