Nama Gayus Tambunan makin beken aja nih di Indonesia sampe ada lagunya segala, nih bro yang mau download lagu MP3 Andai Aku Jadi Gayus Tambunan linknya gw sediain dibawah. Lagu Andai Aku Jadi Gayus Tambunan ini dibuat oleh Bona Paputungan seorang mantan napi Gorontalo yang baru dibebaskan.
Bona agaknya iri melihat kehidupan Gayus yang bisa bebas plesir ke Bali, hingga ke luar negeri ini. Berbeda dengan dirinya pada saat ditahan di Lapas Gorontalo ini yang harus pasrah tidak bisa berbuat banyak.
Video Klip Lagu Andai Aku Jadi Gayus kini beredar di Youtube dan jadi hits. Pertama diupload 14 Januari berdurasi 4 menit 47 detik. Lagu ini telah diunduh dan dilihat kurang lebih 1.800 orang dan sangat mungkin bertambah. Dalam video klip tersebut juga diceritakan mengenai kehidupan di penjara. Diceritakan pula aksi Gayus yang memberi uang kepada sipir, hingga memakai kacamata dan wig.
Lirik Lagu Lagu Andai Aku Jadi Gayus11 Maret
Diriku masuk penjara
Awal ku menjalani
Proses masa tahanan
Hidup di penjara
Sangat berat kurasakan
Badanku kurus
Karena beban pikiran
Kita orang yang lemah
Tak punya daya apa-apa
Tak bisa berbuat banyak
Seperti para koruptor
Andai Ku Gayus Tambunan
Yang bisa bisa pergi ke Bali
Semua keinginannya
Pasti bisa terpenuhi
Lucunya di negeri ini
Hukuman bisa dibeli
Kita orang yang lemah
Pasrah akan keadaan
7 Oktober
kubebas dari penjara
Menghirup udara segar
Lepaskan penderitaan
Wahai saudara
Dan para sahabatku
Lakukan yang terbaik
Jangan engkau salah arah
Andai Ku Gayus Tambunan
Yang bisa bisa pergi ke Bali
Semua keinginannya
Pasti bisa terpenuhi
Lucunya di negeri ini
Hukuman bisa dibeli
Kita orang yang lemah
Pasrah akan keadaan
Biarlah semua menjadi kenangan
Kenangan yang pahit
dalam hidup ini
Andai Ku Gayus Tambunan
Yang bisa bisa pergi ke Bali
Semua keinginannya
Pasti bisa terpenuhi
Lucunya di negeri ini
Hukuman bisa dibeli
Kita orang yang lemah
Pasrah akan keadaan
Download Lagu Andai Aku Jadi Gayus
Download Lagu Andai Aku Jadi Gayus, Lirik Lagu & Video Klip
Orang Berkelakuan Mirip Gayus Ada di Zaman Romawi
Pusat Pelaporan dan Analisis Keuangan (PPATK) menyayangkan kepolisian dan kejaksaan yang dinilai lemah mengolah data perbankan yang patut dicurigai sebagai uang ilegal. Kelemahan itu yang menyebabkan Gayus lolos saat sidang di PN Tangerang.
"Kami menyuplai data intelejen keuangan. Namun mengolahnya harus lebih pintar dan jeli. Aliran dana yang kami suplai, penyidik harus memanfaatkan dengan pintar," kata Direktur Pengawasan dan Kepatuhan PPATK Subintoro usai bersaksi sebagai ahli untuk terdakwa Bahasyim, di PN Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Kamis (9/12/2010) kemarin.
"Misalnya kasus Bahasyim tercatat Rp 64 miliar. Kenapa yang muncul hanya Rp 1 miliar. Yang lain di kemanakan? Seperti kasus Gayus saat di PN Tangerang, Gayus hanya kena Rp 370 juta. Lalu berkembang lagi saat diperiksa tim independen Rp 100 juta. Lalu berkembang terus," tukas alumni Fakultas Hukum UGM ini.
Pun demikian, Subintoro enggan disebut dakwaan jaksa lemah. Dia lebih memilih jawaban diplomatis, bahwa jaksa dan polisi harus lebih pintar dalam menjerat penjahat korupsi dan pencucian uang.
"Saya tidak mengatakan dakwaan jaksa salah. Saya mengatakan jaksa, polisi harus lebih pintar," ucap Subintoro memperhalus ucapannya.
Nama Gayus dalam kasus korupsi, ternyata bukan terjadi dewasa ini di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, karena pada zaman Romawi pun sudah ada koruptor bernama Gayus (Gaius) Verres.
"Dalam buku, saya temukan ada Gayus Verres, seorang koruptor yang hidup di zaman Romawi," kata Deputi Bidang Pencegahan Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Muhammad Najib Wahito, saat Penyuluhan Peringatan Hari Anti Korupsi Dunia di Batam.
Ia mengatakan, tidak hanya Gayus HP Tambunan yang lekat dengan korupsi, Gayus Verres juga memiliki kasus dan tingkah polah serupa di zaman Romawi.
"Gayus Verre tamak dan brutal," kata Najib.
Gayus Verre adalah seorang gubernur pada zaman Romawi yang sewenang-wenang kepada masyarakat dengan menggunakan uang rakyat secara seenaknya.
Selain itu, ia mengemukakan, dalam memberikan hukuman kepada warga yang melanggar hukum dalam ukurannya juga diperlakukan seenaknya.
"Dalam menentukan hukuman, ia meminta uang, agar hukuman yang diberikan lebih sedikit," cerita Najib.
Begitu pula dalam eksekusi hukuman mati. Gayus Verres kerap memberikan opsi kepada kerabat terdakwa, bila membayar uang, maka narapidana mati dapat dikuburkan secara layak. Sebaliknya, menurut Najib, bila tidak diberi uang, maka jenazah narapidana akan dilemparkan sebagai umpan makanan gladiator.
Ia mengemukakan, Gayus Verres mirip Gayus Tambunan saat dibawa ke pengadilan. Gayus Verres juga melakukan kriminalisasi kepada hakim dan jaksa.
"Hakim dituduh macam-macam, karena dia gubernur pada masa itu, sehingga ia tahu banyak," kata Najib.
Mengenai Gayus Tambunan, ia menilai, telah melakukan kejahatan korupsi sempurna.
Gayus Tambunan diduga melakukan serangkaian manipulasi pajak yang melibatkan banyak pengusaha dan mengakibatkan kerugian negara miliaran rupiah. (fn/dt/ant)
Gayus Tambunan Ternyata Multi Talenta Juga
Ga salah gan kenapa Gayus Halomoan P. Tambunan (alias Gayus Tambunan) fulusnya ampe ber-triliun-triliun... Ternyata selain berprofesi sebagai PEJABAT NEGARA, KORUPTOR, dan MAFIA HUKUM, doi juga mempunyai bakat terpendam, yang mungkin ga banyak orang tau.
Pasti pada penasaran kan..???
Langsung aja deh, biar ga penasaran:

Setelah di PHK oleh NASA, Gayus pun mulai sedikit stres, doi ga tau harus kerja apa lagi? Akhirnya untuk sementara doi pun kerja jadi Hansip. Ini foto waktu doi lagi baca koran bareng temen2nya tentang berita Pejabat yang kaya dari hasil korupsi (sepertinya dimulai dari sini cikal bakal cita-cita doi jadi koruptor).

"Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak" itulah pribahasa yang pantas doi sandang saat itu. Setelah beberapa minggu menjabat sebagai Satpol-PP, doi sudah kena PHK lagi. Doi di PHK gara2 sering membolos gan, bukannya ikut kerja menertibkan pedagang kaki lima & banci taman lawang, doi malang asik2n ngaskus ( garing ya? bodo ah.. yang penting ada alur ceritanya, hehehe ). Alhasil doi pun harus lagi lagi banting stir, yup jadi tukang mie tek-tek yang ternyata omset per bulannya bisa nyampe 100 jeti booo. (mie tek-tek rasa apaan tu omset perbulannya ampe 100 jeti??? )
source:lebe-lebe.blogspot.com/2010/11/gayus-tambunan-ternyata-multi-talenta.html
Inilah 'Guru Besar' Gayus di Penjara
Berbulan-bulan menjalani proses peradilan, terdakwa kasus mafia pajak Gayus Halomoan Tambunan tak pernah kehilangan senyum dan kejenakaannya di persidangan. Tapi, dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kemarin, air matanya tumpah.
Jaksa Subhan mengaku dia dan sejawatnya tak tahu perihal keluarnya Gayus dari rumah tahanan atau kepergiannya ke Bali. "Kami tidak tahu, Majelis." Padahal media massa gencar memberitakan bahwa mantan pegawai pajak itu sudah 68 kali keluar dari rumah tahanan Brimob Kelapadua, Depok, sejak Juli lalu.
Sambil berurai air mata, Gayus lalu mengaku tertekan oleh pemberitaan tentang orang yang mirip dirinya sedang menonton tenis di Nusa Dua, Bali. "Yang ada di pikiran saya, refreshing. Saya stres, Bu. Sebenarnya saya menyesal. Saya sedih. Tapi saya tidak mau orang lain tahu apa yang sedang saya rasakan," ujarnya, masih dengan terisak. "Saya tidak mau bikin repot siapa-siapa. Saya kemarin cuma kangen sama anak-istri. Itu saja."
Berlangganan
Klik disini untuk berlangganan melalui RSS atau terima artikel di email anda dengan cara mengisi form berikut:










