Akibat kepanikan penumpang yang berebut masuk ke kokpit, pesawat Let L-410 Turbolet itu pun kehilangan keseimbangan meski pilot telah berjuang mati-matian untuk mengendalikan pesawat. (ita/nrl)
Showing posts with label Gara-gara. Show all posts
Showing posts with label Gara-gara. Show all posts
Gara-gara Buaya, Pesawat Jatuh Dan 20 Orang Tewa
Sunday, 24 October 2010
at
11:24
Kinshasa - Sebuah pesawat kecil jatuh menghantam sebuah rumah penduduk hingga menewaskan pilot dan 19 orang lainnya. Setelah diselidiki, pesawat tersebut jatuh meski tanpa mengalami masalah mesin. Penyebab jatuhnya pesawat ternyata seekor buaya!
Seekor buaya yang diselundupkan ke dalam pesawat tersebut berhasil keluar dari sebuah tas. Melihat hewan buas tersebut, kepanikan pun timbul.
Peristiwa itu terjadi pada penerbangan domestik di Kongo pada 25 Agustus lalu. Kini hasil penyelidikan menunjukkan kecelakaan itu disebabkan oleh munculnya reptil yang disembunyikan dalam sebuah tas olahraga. Buaya tersebut menimbulkan kepanikan para penumpang dan kru pesawat. Mereka berebut masuk ke kabin hingga pesawat pun kehilangan keseimbangan dan jatuh.
Dalam tragedi itu, 20 orang tewas. Namun ada satu penumpang yang selamat. Satu-satunya penumpang yang selamat itulah yang menceritakan soal buaya tersebut kepada penyidik.
Danny Philemotte (62), pilot asal Belanda dan kopilot Chris Wilson (39) telah berjuang untuk mengendalikan pesawat. Namun upaya tersebut sia-sia. Pesawat jatuh menimpa sebuah rumah tak jauh dari tempat tujuan pesawat. Saat kejadian, seluruh penghuni rumah tersebut sedang tidak berada di lokasi.
Musibah terjadi ketika pesawat untuk jarak pendek itu tengah dalam penerbangan rutin dari ibukota Kongo, Kinshasa menuju bandara regional di Bandundu.
Menurut laporan penyelidikan dan kesaksian satu-satunya penumpang yang selamat, seperti dilansir News.com.au, Jumat (22/10/2010), kecelakaan itu terjadi karena kepanikan yang ditimbulkan oleh keluarnya seekor buaya dari sebuah tas.
Salah seorang penumpang telah menyembunyikan reptil tersebut dalam sebuah tas olahraga besar. Namun hewan itu keluar dari tas saat pesawat mulai menurunkan ketinggian seiring kian dekatnya bandara di Bandundu.
"Pramugari yang ketakutan bergegas menuju kokpit, yang diikuti oleh para penumpang," demikian laporan penyelidikan atas kecelakaan tersebut.
Akibat kepanikan penumpang yang berebut masuk ke kokpit, pesawat Let L-410 Turbolet itu pun kehilangan keseimbangan meski pilot telah berjuang mati-matian untuk mengendalikan pesawat. (ita/nrl)
Akibat kepanikan penumpang yang berebut masuk ke kokpit, pesawat Let L-410 Turbolet itu pun kehilangan keseimbangan meski pilot telah berjuang mati-matian untuk mengendalikan pesawat. (ita/nrl)
source: surabayacybercity.blogspot.com/2010/10/pesawat-jatuh-gara-gara-buaya-20-orang.html
Kecelakaan di Gara-Gara Magic Trans7 (Bukan Rekayasa ?)
Monday, 4 October 2010
at
23:47
Gan, ada yang nonton gara-gara magic tadi malam nggak ?

Demian Aditya, pesulap di acara itu, berusaha menangkap paku yang ditembakan dari senapan khusus.
tapi dia malah tertusuk paku tsb, lukanya jelas sekali di kamera. Akhirnya demian dibawa ke mobil ambulans
katanya sih mereka udah latihan selama 1 bulan, dan selalu berhasil, makanya mereka tenang aja pas melakukan adegan itu walaupun masih ragu-ragu dan tetap menyiapkan ambulans untuk antisipasi..
Keanehannya :
1. Apa mungkin seorang profesional benar-benar melakukan suatu sulap tanpa trik ?
2. Apa mereka sengaja menayangkan kesalahan fatal seperti itu ?
3. Luka di tangan Daniar memang berbentuk bulat dan berwarna merah, tapi tidak ada darah yang mengalir
seandainya kesalahan itu Hoax, mungkin tujuan acara tsb ditayangkan : agar meyakinkan pemirsa kalau itu sulap yang benar-benar mempertaruhkan nyawa...
itu menurut ane gan, kalo menurut agan2 gimana ?
Demian Aditya, pesulap di acara itu, berusaha menangkap paku yang ditembakan dari senapan khusus.
tapi dia malah tertusuk paku tsb, lukanya jelas sekali di kamera. Akhirnya demian dibawa ke mobil ambulans
katanya sih mereka udah latihan selama 1 bulan, dan selalu berhasil, makanya mereka tenang aja pas melakukan adegan itu walaupun masih ragu-ragu dan tetap menyiapkan ambulans untuk antisipasi..
Keanehannya :
1. Apa mungkin seorang profesional benar-benar melakukan suatu sulap tanpa trik ?
2. Apa mereka sengaja menayangkan kesalahan fatal seperti itu ?
3. Luka di tangan Daniar memang berbentuk bulat dan berwarna merah, tapi tidak ada darah yang mengalir
seandainya kesalahan itu Hoax, mungkin tujuan acara tsb ditayangkan : agar meyakinkan pemirsa kalau itu sulap yang benar-benar mempertaruhkan nyawa...
itu menurut ane gan, kalo menurut agan2 gimana ?
Quote:
| Berikut Komen yang telah ane himpun : Quote:
Quote:
tapi itu kan bukan live ? seharusnya minimal hari ini udah ada info nya ttg kecelakaan itu Kebanyakan sulap emang kayak gitu Quote:
Quote:
|
OK, setelah mendapat penjelasan, ane ada yang berpendapat kalo demian emang BENAR-BENAR mendapat Kecelakaan
ane dapat infonya dari grup fbnya : http://www.facebook.com/pages/Demian-Aditya/8216054532
Dari Twitterya : http://twitter.com/demianilusionis
ane dapat infonya dari grup fbnya : http://www.facebook.com/pages/Demian-Aditya/8216054532
Dari Twitterya : http://twitter.com/demianilusionis
Quote:
| |
Berikut Komen agan yang mengetahui kebenaranya :
Quote:
| Quote:
Quote:
|
Ane masih ragu apakah itu beneran atau hoax, yang penting ane tinggal tunggu kebenarannya dulu, sebelum memastikannya secara teliti 
Maaf sebelumnya kalo tulisannya salah, soalnya ane suruh adik ane buat tritnya, tapi dia salah tulis
Tolong cendolnya ya gan
source : kaskus.us/showthread.php?t=5471783
Maaf sebelumnya kalo tulisannya salah, soalnya ane suruh adik ane buat tritnya, tapi dia salah tulis
Tolong cendolnya ya gan
source : kaskus.us/showthread.php?t=5471783
Labels:
artikel,
berita,
Demian,
Gara-gara,
info,
informasi,
Kecelakaan,
Magic,
Trans7
0
comments
Peristiwa Naas Gara-gara Menjilat Amplop
Monday, 13 September 2010
at
10:42
Suatu hari seorang wanita yang bekerja di sebuah kantor pos di California , merekatkan amplop dan perangko tanpa menggunakan lem atau busa basah melainkan dengan cara menjilatnya. Pada saat itu wanita tersebut langsung merasakan lidahnya terasa seperti teriris.
Seminggu kemudian dia merasakan sesuatu yang tidak biasa pada lidahnya. Dia pergi ke dokter dan tidak ditemukan sesuatu yang aneh. Lidahnya tidak luka atau tidak ada kelainan apapun.
Beberapa hari berikutnya, lidahnya mulai agak membengkak dan mulai terasa sakit, begitu sakitnya sehingga dia tidak dapat makan apapun. Dia segera ke RS dan dokter melakukan pemeriksaan X-Ray.. Ternyata ada sesuatu di dalam lidahnya. Saat itu juga dokter segera mempersiapkan pembedahan kecil.
Ketika dokter mengiris membuka lidah tersebut, ternyata seekor kecoak kecil merayap keluar. Setelah diselidiki maka didapat kenyataan bahwa kecoak tersebut berasal dari telur kecoak yang sangat kecil yang menempel pada bagian lem amplop. Setelah dijilat maka telur tersebut menempel pada lidah dan mengeram disana karena adanya ludah yang hangat dan lembab hingga kecoak tersebut menetas.
Kejadian nyata ini dilaporkan oleh CNN.
Andy Hu menulis :
“Saya bekerja di pabrik amplop, dan kalian tidak akan percaya….. ..ada sesuatu yang mengambang disekitar nampan wadah lem , saya tidak pernah sekalipun menjilat amplop. Saya pernah bekerja di percetakan (32 tahun lalu) dan kami selalu dihimbau agar jangan merekatkan amplop dengan lidah. Saya tidak pernah mengerti mengapa, hingga suatu saat saya masuk ke ruang penyimpanan untuk mengambil 2,500 lembar amplop yang sudah dicetak dan melihat sendiri beberapa ekor kecoak berkeliaran di dalam kotak amplop dengan telur kecoak dimana-mana. Mereka hidup dengan memakan lem yang terdapat pada amplop-amplop tersebut”.
Setelah mengetahui hal ini, janganlah pernah sekalipun Anda merekatkan amplop, perangko ataupun meterai dengan cara menjilatnya. Gunakanlah lem atau busa basah.
source: arenaphoto.blogspot.com/2010/09/inilah-kisah-nyata-jangan-pernah.html
Subscribe to:
Posts (Atom)
Berlangganan
Anda Suka Dengan Blog ini?
Temukan apos blog Di:
Ingin Dapat Artikel Terbaru?
Klik disini untuk berlangganan melalui RSS atau terima artikel di email anda dengan cara mengisi form berikut:




